DOMAIN ANDA AKAN BERAKHIR PADA TANGGAL 2010-09-14 00:00:00

SEGERA HUBUNGI SITEKNO UNTUK MELAKUKAN PERPANJANGAN DOMAIN [TUTUP]

Mau Bikin Web Cepat, Mudah Namun Murah??

Cek Nama Domain ?

image

image

SESUATU AKAN MENJADI RINGAN MANAKALA KITA BISA BERSAMA SALING BERPADU

kangdidik

facebook

TRAFIC WEB

SLINK
INFO MLM TERBARU

 

image

UNTUK MENDAPATKAN WEBSITE DENGAN HARGA MURAH Rp.333.333 dan mendapatkan DISCOUNT SEBESAR Rp. 3.333,- ANDA BISA MENGHUBUNGI NOMER HP : 085-747-99-3333, atau CUKUP KLIK LINK DI BAWAH INI

marketing plan

Join Sitekno

registrasi sementara

image


Message 4 Masdik

Perangkat Desa Demo demi Kesejahteraan

image

SEKITAR 800 kepala desa dan perangkat desa berunjuk rasa di Alun-Alun Purwokerto, Jawa Tengah, kemarin. Mereka menuntut agar 10% alokasi dana desa (ADD) diserahkan kepada masyarakat dan mempercepat diundangkannya RUU Desa.
Aksi itu melibatkan perangkat desa di seluruh Kabupaten Banyumas. Mereka datang dengan menggunakan sepeda motor. Dari alun-alun, pengunjuk rasa berjalan ke depan pintu gerbang Kompleks Pemkab Banyumas. Demonstran membentangkan berbagai macam spanduk yang
intinya menuntut kesejahteraan perangkat desa.
"Kesejahteraan perangkat desa saat ini masih sangat minim. Padahal, tanggung jawab kami sama besarnya, seperti pegawai negeri sipil," kata Syaifuddin, pengunjuk rasa.
Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Banyumas Handoyo mengatakan bahwa kedatangan kades dan perangkat desa ke Pemkab Banyumas meminta kepada Bupati dan DPRD Banyumas untuk menyalurkan aspirasi mereka. "Kami minta aspirasi ini diteruskan ke pemerintah pusat."
Para pengunjuk rasa diterima Wakil Ketua DPRD, pimpinan Komisi A DPRD, serta kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Banyumas Rasono. (LD/N-3)

Sumber : MEDIAINDONESIA

Ratusan Kades dan Perangkat Desa Berunjuk Rasa (Rabu, 28 Jul 2010)

ANTARA - Sekitar 800 kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, berunjuk rasa di depan Pendopo Sipanji Purwokerto menuntut Rancangan Undang-Undang Desa segera diundangkan.
Massa juga menuntut peningkatan kesejahteraan perangkat desa dan alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBN dialokasikan 10 persen untuk masyarakat.

"Kesejahteraan perangkat desa saat ini sangat minim meskipun tanggung jawabnya sama dengan pegawai negeri sipil. Misalnya saja, kalau PNS saja dapat gaji ke-13, kenapa perangkat desa tidak ada seperti itu," kata seorang pengunjuk rasa, Syaifuddin.

Oleh karena itu, dia bersama rekan-rekannya menuntut supaya tidak hanya sekretaris desa yang diangkat sebagai PNS tetapi juga perangkat desa lainnya.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Banyumas Handoyo mengatakan, kedatangannya bersama para kades dan perangkat desa ke Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas di Purwokerto untuk meminta Bupati Banyumas dan DPRD setempat menyalurkan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

"Ada beberapa hal yang kami tuntut yakni kesejahteraan perangkat desa, ADD sebesar 10 persen dikelola masyarakat dan segera diundangkannya RUU Desa," katanya.

Setelah berorasi, sejumlah perwakilan kades dan perangkat desa dipersilakan untuk beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Mustofa bersama Komisi A DPRD, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Banyumas Rasono di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat di kompleks Pendopo Sipanji Purwokerto.

Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas dan DPRD Banyumas berjanji akan menyalurkan aspirasi ke pemerintah pusat di Jakarta.

"Apa yang anda sampaikan, dewan mendukung dan siap melakukan pendampingan perangkat desa ke sana. Kita persiapkan pendampingan," kata Mustofa. m

Sumber : KOMISIKEPOLISIANINDONESIA.COM

Thu, 29 Jul 2010 @23:49


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+6+0

Copyright © 2010 DUTABUSINESS GROUP · All Rights Reserved



Powered by sitekno